Seni menjaga komunikasi yang baik dengan suplier




Bagi seorang pebisnis komunikasi merupakan salah satu cara yang sangat mendukung bagi kelancaran proses usaha. Jika komunikasi terhambat maka tentunya bisnis pun akan terhambat. Oleh sebab itu pentingnya komunikasi dalam berbagai macam kondisi, apakah itu dalam keadaan santai ataupun dalam keadaan terdesak.

Nah, terkadang karena beberapa hal orang malas untuk berkomunikasi. Misalnya seperti pada saat ditagih hutang yang mana pada saat itu kita memang belum bisa membayar tagihan kita tersebut. Jangalah sungkan untuk berkomunikasi. Terkadang dengan memberikan penjelasan apa adanya orang malah justru lebih salut kepada kita untuk menunjukkan itikad baik kita dalam menghadapi masalah.




Dengan adanya itikad baik tersebut merupakan tanda bagi kita bahwa kita adalah orang yang bertanggung jawab. Bukan tipe orang yang lari dari tanggung jawab. Dengan demikian tentunya justru akan menimbulkan rasa hormat dari suplier kita tersebut mengenai kondisi bisnis yang terkada ada di atas ataupun ada di bawah.

Untuk bisa menjaga komunikasi yang baik dengan suplier biasanya kita harus menjaga komunikasi secara terus menerus dan berkala. Baik itu melalui tatap muka langsung ataupun melalui chat. Nah, ada baiknya sesekali Anda melakukan kunjungan untuk berkomunikasi langsung dengan suplier Anda. Inget lho bertemu langsung tetap merupakan salah satu bentuk menjalin tali silaturahim yang tidak ada lagi device atau alat lainnya yang dapat menggantikan nikmatnya secara emosional.

Ada kalanya kita juga tidak hanya monoton membahas mengenai bisnis saja. Sesekali lakukanlah hal-hal perbincangan basa-basi mengenai keluarganya, yang membuatnya senang dan terasa lebih akrab dan dekat dengan kita. Dengan menjaga komunikasi tersebut pastinya kelak ketika ada suatu hal kesulitan yang melanda usaha kita, para suplier akan lebih memahami keadaan kita yang sebenarnya dengan apa adanya.

Terakhir berkomunikasilah senatural mungkin. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Jika memang lagi banyak uang dan tidak ada kendala dengan pembayaran, segerakanlah bayar kewajiban Anda. Dan sebaliknya jika memang kita dihadapkan pada kesulitan keuangan misalnya, maka jangan sungkan untuk berbicara apa adanya kepada suplier kita. Pada dasarnya keberhasilan kita merupakan keberhasilan suplier kita juga. Kita saling membutuhkan satu sama lain.

Proses Pembuatan Makanan dengan Menggunakan Bak Fiber


Pada industri pengolahan makanan pastinya membutuhkan wadah sebagai tempat penampungan bahan makanan tersebut. Salah satunya adalah dengan menggunakan bak fiber. Pada pengolahan tepung tapioka misalnya dimana dibutuhkan wadah untuk tempat menaruh singkong yang selanjutnya diperas dengan menggunakan sistem pemeras. Wadah tersebut menggunakan bak fiber dikarenakan beberapa hal: lebih mudah dalam portabilitas atau pindah memindahkannya, lebih fleksibel (bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan pabrik – mengenai bentuk dan ukuran), dan masih banyak lagi.

Pada industri pengolahan makanan lainnya juga dibutuhkan bak fiber. Apakah itu pada bagian produksi langsung ataupun digunakan sebagian wadah pada saat pengiriman makanan kepada distributor. Jadi banyak sekali fungsi dari bak fiber untuk berbagai macam proses dalam industri pengolahan makanan ini.

Dalam skala produksi yang besar, penampungan menggunakan bak fiber sangat dibutuhkan mengingat kebutuhannya yang bisa dibuat secara customized atau sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Hal ini tentunya sangat sulit untuk pembuatan dari plastik mengingat biaya molding dari plastik yang sangat mahal dan tidak akan efisien jika memang hanya berproduksi dalam jumlah yang sedikit.

Namun jika dibandingkan dengan pembuatan bak fiber untuk proses pengolahan makanan yang bentuknya bisa dibuat sesuai dengan bentuk atau ukuran yang dibutuhkan, tentunya bak fiber lebih ekonomis jika dibandingkan dengan bak yang terbuat dari plastik. Sekarang contohnya bagi Anda yang merupakan pengusaha tahu yang membutuhkan wadah dalam bentuk yang cukup besar, dan hanya 1 unit saja misalnya, tentunya tidak akan bisa memesan ke pabrik plastik. Bagi pabrik plastik mereka membutuhkan skala produksi dengan kapasitas besar yang bersifat sangat massal. Hal ini berbanding terbalik dengan fiberglass.

Jadi bagi Anda yang merupakan pebisnis dalam bidang pemrosesan makanan yang membutuhkan bak fiber sebagai media untuk penampungan bahan baku Anda, Anda bisa memesannya kepada kami, DFP Bak Fiberglass. Untuk informasi lebih lanjut silakan jangan sungkan untuk menghubungi kami ke nomor yang tertera pada kontak berikut.