Langkah-langkah teknis budidaya pembesaran ikan lele




LANGKAH-LANGKAH TEKNIS

BUDIDAYA PEMBESARAN IKAN LELE




 1. Pemilihan Bibit.

Pemilihan bibit berqualitas adalah salah satu berhasilnya budidaya Karena itu kami akan mengandalkan mitra petani bibit kami yang sudah terpercaya dan bermitra dengan kami lama. Ini untuk pengadaan bibit skala produksi pertama, untuk skala produksi selanjutnya kita bisa menggunakkan produksi bibit sendiri. Dan kami tetap akan bermitra dengan petani bibit kami untuk membantu penjualan bibit hasil produksi sendiri.

2. Persiapan air Kolam.

 Divisi produksi konsumsi harus sebelumnya dulu melakukan persiapan air kolam, dengan melakukan pengecekkan kadar air kolam yg akan dipakai. Setelah dirasa kadar air normal, air dimasukkan kekolam dan dilakukan treatmeant. Dengan caraMemberikan boster blue copper ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama penyakit dan memperbaiki kualitas air, pengecekkan kadar air dan pemberian treatment air blue copper sebaiknya dilakukan pagi hari. Di sore hari masukkan boster planktop, treatment ini di makhsudkan untuk menumbuhkan Plankton yg akan menjadi makanan alami ikan.

bak fiberglass panjang 3m
bak fiberglass panjang 3m

3. Penebaran Benih.

Untuk mencegah bibit penyakit dalam bibit yg akan ditebar dan mengobati bibit luka saat perjalanan. Divisi produksi konsumsi harus melakukan pengecekkan bibit yg diterima dan melakukan perendaman bibit pada air PK dalam beberapa detik, setelah itu lakukan penyesuaian iklim terlebih dahulu atau diaklimatisasi  (perlakuan penyesuaian suhu). Caranya, masukan benih dengan wadahnya (ember/jeriken) ke dalam kolam biarkan bibit keluar atau berenang dengan sendirinya.Metode ini bermanfaat mencegah stres pada benih.

Penebaran Benih dilakukan pada sore hari.

4. Pemberian Pakan

Sebagai ikan karnivora, pakan ikan lele harus banyak mengandung protein hewani.Secara umum kandungan nutrisi yang dibutuhkan ikan lele adalah protein (minimal 30%), lemak (4-16%), karbohidrat (15-20%), vitamin dan mineral.Pakan harus diberikan sesuai dengan kebutuhan.Secara umum setiap harinya ikan lele memerlukan pakan 5% dari bobot tubuhnya. Misalnya, ikan lele dengan bobot 50 gram memerlukan pakan sebanyak 2,5 gram (5% bobot tubuh) per ekor. Kemudian setiap 10 hari ambil samplingnya, lalu timbang dan sesuaikan lagi jumlah pakan yang diberikan.Dua minggu menjelang panen, persentase pemberian pakan dikurangi menjadi 3% dari bobot tubuh.

bak fiberglass 3
bak fiberglass 3

Jadwal pemberian pakan sebaiknya disesuaikan dengan nafsu makan ikan.Frekuensinya 3-4 kali sehari.Frekuensi pemberian pakan pada ikan yang masih kecil harus lebih sering. Waktu pemberian pakan bisa pagi,sore dan malam hari.

Ikan lele merupakan hewan nokturnal, aktif pada malam hari.Pertimbangkan pemberian pakan lebih banyak pada sore dan malam hari. Divisi Produksi konsumsi harus jeli melihat reaksi ikan.Berikan pakan saat ikan lele agresif menyantap pakan dan berhenti apabila ikan sudah terlihat malas untuk menyantapnya.

5. Pengelolaan air

Hal penting lain dalam budidaya ikan lele adalah pengelolaan air kolam. Untuk mendapatkan hasil maksimal kualitas dan kuantitas air harus tetap terjaga.

Divisi Produksi Kosumsi harus mengawasi kualitas air dari timbunan sisa pakan yang tidak habis di dasar kolam. Timbunan tersebut akan menimbulkan gas amonia atau hidrogen sulfida yang dicirikan dengan adanya bau busuk.

budidaya ikan lele sistem boster
budidaya ikan lele sistem boster

Apabila sudah muncul bau busuk, buang sepertiga air bagian bawah.Kemudian isi lagi dengan air baru.Frekuensi pembuangan air sangat tergantung pada kebiasaan pemberian pakan. Apabila dalam pemberian pakan banyak menimbulkan sisa, pergantian air akan lebih sering dilakukan.Namun saat ini sudah ada tekhnik untuk mengurai sisa-sisa pakan yg menyebabkan kualitas air menjadi buruk yaitu dengan treatment air menaburkan boster sel multi pada air yg kualitasnya mulai buruk.

6. Pemanenan

Ikan lele Sangkuriang akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama 90 hari dari ukuran tebar bibit 7-8cm dengan bobot antara 200 – 250 gram per ekor dengan panjang 20-23 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan, sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau seser. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan/happa yang dipasang di kolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan.Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit.Atau dengan bakul bak pickup..

bak fiberglass filter ikan koi
bak fiberglass filter ikan koi

Pemanenan dilakukan pada pagi hari, lalu dipindahkan ke bak penampungan sementara sebelum di distribusikan sore harinya.

Kolam yg akan di panen di haruskan mempuasakan ikan sehari sebelumnya.

 

Update pengerjaan bak fiberglass ukuran 3 meter


Berikut ini merupakan progress dari pengerjaan bak fiberglass dengan ukuran 3m x 1m x 0,7m. Bak fiber ini digunakan untuk budidaya ikan air tawar di daerah Sulawesi. Berikut ini adalah penampakannya:

 

 

bak fiber panjan 3m
bak fiber panjang 3m

Ini adalah proses penataan bak fiber 3m di dalam mobil. Dikarenakan menggunakan truk engkel, hanya muat sebanyak 4 buah bak saja. Bak ini tidak dapat digunakan sistem stagging dikarenakan terdapat tulang rangka yang akhirnya tidak muat ketika ditumpuk.

 

bak fiberglass panjang 3m
bak fiberglass panjang 3m

Pada gambar di atas bak fiber sepanjang 3m sedang ditata dalam mobil truk engkel bak long sasis 4 meter. Bak tersebut hanya dapat dimuat sebanyak 4 buah, dikarenakan risiko pecah dll.

Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi Anda yang ingin memesan bak fiber, terutama bagi Anda yang berada jauh dari lokasi kami. Pengiriman bak fiber sangat hati-hati jangan sampai terjadi pecah dikarenakan kesalahan dalam tumpukan. Risiko mengenai perjalanan merupakan risiko yang berbeda dari kerusakan barang sebagai akibat hasil produksi yang kurang baik.

Informasi pemesanan bak fiber bisa menghubungi kami:
Dayana Bak Fiberglass
Kp. Pisangan RT08/04 No.13
Desa Satria Mekar
Tambun Utara
Bekasi
Tlpn. 021-29259585
Fax. 021-29259584